FADHILAH SHALAT DHUHA
Assalamu Alaikum Wr Wb
Allahumma Shalli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad #Shalawat
*** ***
1. Allah memerintah agar kita selalu bertasbih kepada-Nya di kala
pagi dan sore, shalat dhuha merupakan sarana untuk kita bertasbih
Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi. (QS. Shaad : 18)
2. Menghidupkan sunnah Rasulullah , suatu keharusan ; sebagai wujud kecintaan kepadanya.
Bila kecintaan sudah terbukti maka layak masuk surga bersamanya
Dari Anas Bin Malik rodhiyallahu 'anhu, beliau berkata: Rasulullah bersabda:
" Siapa yang menghidupkan sunnahku, maka dia telah mencintaiku, dan siapa yang mencintaiku maka ia layak bersamaku di surga."
(HR. Tirmidzi)
Pelengkap Ibadah Wajib ; dinamakan wajib karena ada yang sunnah
Dari Ibnu Umar rodhiyallahu 'anhuma, beliau berkata: Rasulullah bersabda:
Perintah yang pertama kali diwajibkan kepada ummatku adalah shalat lima
waktu, yang pertama kali diangkat dari amal perbuatan mereka adalah
shalat lima waktu, dan yang pertama kali dipertanyakan dari amal
perbuatan mereka adalah shalat lima waktu. Barangsiapa yang pernah
meninggalkan sesuatu daripadanya maka Allah SWT berfirman (kepada
malaikat): lihatlah ! Apakah kalian mendapatkan dari hamba-Ku
shalat-shalat sunnah yang menyempurnakan kekurangannya dari shalat
fardhu ?
Lihatlah puasa ramadhan hamba-Ku, apabila tertinggal
(pernah tidak berpuasa) maka lihatlah apakah hamba-Ku mempunyai pahala
puasa sunnah yang akan menyempurnakan kekurangan puasa wajibnya? Dan
lihatlah zakat hamba-Ku, bila ia sempat tidak mengeluarkannya maka
lihatlah apakah kalian mendapatkan hambaku bersedekah yang akan
menyempurnakan kekurangan zakatnya?
Maka diambilah pahala sunnah
tersebut untuk melengkapi kekurangan atas kewajiban yang Allah
perintahkan, yang demikian terjadi karena rahmat Allah dan keadilan-Nya.
Apabila didapati pahalanya lebih banyak (melengkapi pahala ibadah
wajib) dalam timbangannya, maka dikatakan kepadanya: masuklah surga
dengan senang hati.
Namun bila tidak didapati satupun pahala
sunnahnya, maka Malaikat Zabaniyyah akan diperintah oleh Allah untuk
menyeret tangan dan kakinya kemudian dilempar ke neraka.
(HR. Ahmad & Al-Haakim)
3. Dhuha termasuk tiga sunnah yang tidak layak ditinggalkan
Dari Abu Hurairah r.a , beliau berkata:
" Sahabatku (Rasulullah ) menasihatiku akan tiga hal (yang tidak akan
pernah kutinggalkan hingga ku mati) : puasa tiga hari setiap bulan
(puasa bhidh), dua raka'at shalat dhuha dan agar aku melaksanakan shalat
witir sebelum tidur.
(HR. Bukhari dan Muslim)
4. Wirid & Do'anya
Dari Ibnu Umar r.a, beliau berkata :
Dalam satu majelis Rasulullah dibiasakan membaca doa berikut seratus kali sebelum beliau bangun :
Rabbigh fir lii wa tub 'alayya innaka antat tawwaabul ghafur
Duhai Tuhanku, ampuni daku dan terimalah taubatku, karena sesunguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan Maha Pengampun.
(Di takhrij oleh Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah dan Nasaa'i)
Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan
adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah
kekuatan-Mu, ketentuan adalah ketentuan-Mu, perlindungan adalah
perlindungan-Mu. Ya Allah bilamana rizkiku ada di langit maka
turunkanlah, dan bilamana rizkiku ada di dasar bumi maka keluarkanlah,
bilamana rizkiku sulit maka mudahkanlah, bila rizkiku bercampur haram
maka sucikanlah, bilamana rizkiku jauh maka dekatkanlah, dengan
kebenaran waktu dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan
ketentuan-Mu maka anugerahkan hamba karunia sebagaimana Engkau telah
menganugerahkannya kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh.
4. Allah akan mencukupi hari-hari kita
Dari Nawwas bin Sam'an r.a, Bahwasanya Rasulullah bersabda :
Sesungguhnya Allah 'Azza Wa Jalla berfirman, " Wahai anak Adam,
cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka Aku akan mencukupimu di
sore harimu. "
(HR. Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa'i)
Dari Abi Darda dan Abi Dzarr r.a, Dari Allah tabaroka wata'ala, Sesungguhnya Allah tabaroka wata'ala berfirman:
" Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka
Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya. "
(Ditakhrij oleh Imam Tirmidzi)
5. Tiap raka'atnya mengandung keutamaan
Dari Abdillah bin Amr Assahmiy, beliau merafakan kepada Abi Dzarr, dan Abi Dzarr merafakannya kepada Nabi , beliau bersabda:
Siapa saja yang melaksanakan dua raka'at shalat dhuha maka dia tidak
akan dicatat sebagai hamba yang lalai, Siapa saja yang melaksanakan
empat raka'at maka dia akan dicatat sebagai hamba yang taat, Siapa saja
yang melaksanakan enam raka'at maka akan dicukupka kebutuhannya pada
hari itu, Siapa saja yang melaksanakan delapan raka'at maka dia akan
dicatat sebagai ahli ibadah, Siapa saja yang melaksanakan duabelas maka
Allah akan membangunkan rumah di surga,Tidak ada satu hari atau satu
malampun kecuali Allah memilih hamba yang diberi nikmat untuk bisa
bersedekah dan tidaklah Allah memberikan sesuatu yang lebih baik kepada
hamba-Nya selain memberikan petunjuk untuk bisa berdzikir
(mengingat-Nya) (HR. Thabrani)
Bersumber dari khabar Abu Dzarr r.a : Nabi bersabda:
Bila engkau melaksanakan dua raka'at shalat dhuha maka engkau tidak
dicatat sebagai hamba yang lalai, atau empat raka'at maka engkau akan
dicatat sebagai hamba yang muhsinin (berbuat baik), atau enam raka'at
engkau akan dicatat sebagai hamba yang ta'at, atau delapan maka engkau
akan dicatat sebagai hamba yang juara, atau sepuluh maka pada hari itu
dosamu tidak dicatat, atau duabelas maka Allah akan membangunkan rumah
di surga. (HR. Al-Bayhaqi)
6. Pahala dua raka'atnya setara dengan sedekah persendian yang tinggi sekali nilainya
Dari Abi Dzarr r.a, beliau berkata : Rasulullah bersabda:
Di setiap sendi seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih
(ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan
alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah)
adalah sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah,
menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran
adalah sedekah.
Dan dua rakaat Dhuha sebanding dengan pahala semua itu.
(HR. Ahmad, Muslim, dan Abu Dawud)
7. Dua raka'atnya sama dengan nilai sedekah dari 360 sendi kita
Dari Buraidah r.a, Bahwasanya Rasulullah bersabda:
Di dalam tubuh manusia ada 360 sendi, dan dia harus mengelurakan
sedekah untuk tiap persendiannya itu, setiap sendi satu sedekah. Para
sahabat bertanya, Siapa yang sanggup melakukan itu ya Rasulullah? Beliau
bersabda, Menghilangkan dahak (kotoran) di masjid, atau membuang
sesuatu yang mengganggu di jalan, maka bila tidak sanggup cukup diganti
dengan dua raka'at shalat dhuha yang pahalanya serupa dengannya.
(HR. Ahmad dan Abu Dawud)
8. Dhuha, tempat usaha atau bisnis terdekat jaraknya dari rumah, keuntungannya lebih banyak, pulangnya lebih cepat
Abdillah bin Amru r.a meriwayatkan, Rasulullah mengirim sebuah pasukan
perang. Lalu mereka mendapatkan harta rampasan perang dan kembali dengan
segera. Meraka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan
(tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang diperoleh dan
cepat kembalinya (karena dekat jaraknya).
Lalu Rasulullah bersabda :
"Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka
(musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan
lebih cepat kembalinya?
Mereka menjawab; Ya!
Rasul berkata lagi:
Barangsiapa yang berwudhu', kemudian masuk ke dalam masjid untuk
melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat
perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya."
(HR. Ahmad, Thabrani dan Abu Ya'la)
9. Diampuni dosa-dosa kita; nikmat yang bagaimana lagi yang kita
harapkan dari Allah Al Ghofuur yang lebih besar daripada pengampunan
dosa?
Dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata : Rasulullah bersabda :
Siapa saja yang menjaga dua raka'at dhuha maka akan diampuni dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.
(HR. Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah dan Ibnu Abi Syaibah)
10. Masuk surga dengan kasih sayang Allah
Dari Abi Hurairoh rodhiyallahu 'anhu, beliau berkata :
Rasulullah bersabda:
Sesungguhnya di surga ada salahsatu pintu yang dinamakan pintu dhuha,
bila datang hari qiyamat malaikat penjaga surge memanggil: mana dia yang
melazimkan shalat dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah dengan
kasih sayang Allah. (HR. Thabrani)
Sumnber : Dari berbagai sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar